Rabu, 10 Agustus 2016

Pengertian Motif Ekonomi Beserta Contohnya

Pengertian Motif Ekonomi Beserta Contohnya. ini berkaitan dengan tujuan utama yaitu untuk memaksimalkan nilai ekonomi. Pencapaian sinergi dan posisi yang strategis di pasar juga menjadi salah satu bagian dari motif ekonomi. Berikut adalah penjelasannya.

Pengertian Motif Ekonomi Beserta Contohnya


Definisi Motif Ekonomi

Motif ekonomi dari tindakan ekonomi adalah memperoleh laba atau keuntungan.

Motif Ekonomi adalah dorongan /alasan sesorang melakukan tindakan ekonomi untuk mendapatkan keuntungan.

Motif ekonomi adalah gejala sesuatu yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi. Tindakan tersebut berupa:
  1. Untuk mencatat keuntungan
  2. Untuk mencapai penghargaan
  3. Untuk mencapai kekuasaan
  4. Untuk melakukan kegiatan social

Contoh Motif Ekonomi

Motif  Ekonomi untuk mendapatkan keuntungan adalah alasan yang dimiliki oleh hampir semua makhluk ekonomi yang melakukan tindakan ekonomi.
Contohnya
Seorang pedagang Kue. memiliki motif ekonomi mendapatkan keuntungan maka hal yang harus dia lakkan adalah berusaha menjaga kualitas barang dagangannya tetap baik, membawanya di pasar, dan menawarkannya kepada calon pembeli. Jika dagangannya laku, maka dia akan memperoleh uang dan sebagian dari uang tersebut merupakan keuntungan atau laba.

Aspek Motif Ekonomi

Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek Yaitu:
  1. Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas kemauan sendiri.
  2. Motif ekstrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas dorongan orang lain.

Macam-Macam Motif Ekonomi

Pada praktiknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:
  1. Motif memenuhi kebutuhan
  2. Motif memperoleh keuntungan
  3. Motif memperoleh penghargaan
  4. Motif memperoleh kekuasaan
  5. Motif sosial / menolong sesama

Sumber :
Wikipedia.org dan dikutip dari berbagai sumber

Minggu, 07 Agustus 2016

Pengertian Pembangunan Ekonomi Beserta Unsur dan Dampaknya

Pengertian Pembangunan Ekonomi Beserta Unsur dan Dampaknya. Pertumbuhan Ekonomi Merupakan Salah satu indikator yang sangat penting daam menganalisis pembangunan ekonomi. Berikut adalah penjelasan tentang Pengertian Pembangunan Ekonomi.

Pengertian Pembangunan Ekonomi Beserta Unsur dan Dampaknya

Definisi Pembangunan Ekonomi

Pengertian Pembangunan Ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan kenaikan pendapatan riil perkapita penduduk suatu negara dalam jangka panjang yang disertai oleh sistem kelembagaan. Adapun pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai kenaikan GDP atau GNP tanpa memandang apakah kenaikan itu lebih besar atau lebih kecil dari tingkat pertumbuhan penduduk, atau apakah perubahan struktur ekonomi terjadi atau tidak.

Menurut Adam Smith pembangunan ekonomi merupakan proses perpaduan antara pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi. 

Menurut Prof. Meier pembangunan ekonomi adalah sebagai proses kenaikan pendapatan riil perkapita dalam suatu jangka waktu yang panjang. 

Pembangunan ekonomi merupakan suatu perubahan yang terjadi secara terus-menerus melalui serangkaian kombinasi proses demi mencapai sesuatu yang lebih baik yaitu adanya peningkatan pendapatan perkapita yang terus menerus berlangsung dalam jangka panjang. 

Unsur-Unsur Pembangunan Ekonomi

  1. Pembangunan sebagai suatu proses. artinya bahwa pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa.
  2. Pembangunan sebagai perubahan sosial. Masyarakat sebagai pelaku dalam perubahan sosial dimana secara langsung atau tidak langsung perubahan sosial akan berdampak pada kelancaran pembangunan atau bahkan menghambat pembanguna.
  3. Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita. Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita.
  4. Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang. Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikan terus menerus.

Dampak Pembangunan Ekonomi

Dampak Positif Pembangunan Ekonomi
  1. Melalui pembangunan ekonomi, pelaksanaan kegiatan perekonomian akan berjalan lebih lancar dan mampu mempercepat proses pertumbuhan ekonomi.
  2. Adanya pembangunan ekonomi dimungkinkan terciptanya lapangan pekerjaan yang dibutuhkan oleh masyarakat, dengan demikian akan mengurangi pengangguran.
  3. Terciptanya lapangan pekerjaan akibat adanya pembangunan ekonomi secara langsung bisa memperbaiki tingkat pendapatan nasional.
  4. Melalui pembangunan ekonomi dimungkinkan adanya perubahan struktur perekonomian dari struktur ekonomi agraris menjadi struktur ekonomi industri, sehingga kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh negara akan semakin beragam dan dinamis.
  5. Pembangunan ekonomi menuntut peningkatan kualitas SDM sehingga dalam hal ini, dimungkinkan ilmu pengetahuan dan teknologi akan berkembang dengan pesat. Dengan demikian, akan makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi
  1. Adanya pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan hidup.
  2. Industrialisasi mengakibatkan berkurangnya lahan pertanian.

Sumber :
Wikipedia.org
Dan Dikutip dari berbagai sumber

Sabtu, 06 Agustus 2016

Pengertian Distribusi Serta Tujuannya

Pengertian Distribusi Serta Tujuannya. Distribusi merupakan proses pemindahan barang-barang dari tempat produksi ke berbagai tempat atau daerah yang membutuhkan. Yang mana mencakup perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan arus bahan dengan memperoleh produk akhir dari tempat produksi untuk memperoleh keuntungan. Tujuan dari distribusi adalah membawa barang dalam jumlah tepat, pada waktu yang tepat, dan dengan biaya serendah mungkin.

Pengertian Distribusi Serta Tujuannya

Definisi Distribusi

Berikut adalah beberapa pengertian distribusi yang antara lain adalah :
  1. Pengertian Distribusi adalah suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Proses distribusi tersebut pada dasarnya menciptakan faedah (utility) waktu, tempat, dan pengalihan hak milik.
  2. Pengertian Distribusi adalah salah satu aspek dari pemasaran.Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen, sehingga penggunaannya sesuai dengan yang diperlukan (jenis, jumlah, harga, tempat, dan saat dibutuhkan). Seorang atau sebuah perusahaan distributor adalah perantara yang menyalurkan produk dari pabrikan (manufacturer) ke pengecer (retailer). Setelah suatu produk dihasilkan oleh pabrik, produk tersebut dikirimkan (dan biasanya juga sekaligus dijual) ke suatu distributor. Distributor tersebut kemudian menjual produk tersebut ke pengecer atau pelanggan. (Wikipedia.org)
  3. Pengertian Distribusi adalah merupakan kegiatan penyaluran hasil produksi berupa barang dan jasa dari produsen ke konsumen gunamemenuhi kebutuhan manusia. Pihak yang melakukan kegiatan distribusi disebut sebagai distributor.

Fungsi Distribusi

  1. Fungsi pertukaran, dimana kegiatan pemasaran atau jual beli barang atau jasa yang meliputi pembelian, penjualan, dan pengambilan resiko (untuk mengatasi resiko dapat dilakukan dengan menciptakan situasi dan kondisi pergudangan yang baik,mengasuransikan barang dagangan yang akan dan sedang dilakukan).
  2. Fungsi penyediaan fisik, berkaitan dengan menyediakan barang dagangan dalam jumlah yang tepat mencakup masalah pengumpulan, penyimpanan, pemilahan, dan pengangkutan.
  3. Fungsi penunjang, ini merupakan fungsi yang berkaitan dengan upaya memberikanfasilitas kepada fungsi-fungsi lain agar kegiatan distribusi dapat berjalan dengan lancar, fungsi ini meliputi pelayanan, pembelanjaan, penyebaran informasi, dankoordinasi.

Secara Umum Apabila barang atau jasa yang telah dihasilkan dapat sampai kepada orang yang tepat, dibutuhkan sarana dan prasarana distribusi yang baik.
Dikutip Dari Berbagai Sumber.

Jumat, 05 Agustus 2016

Pengertian Kegiatan Ekonomi, Tujuan Dan Jenisnya

Pengertian Kegiatan Ekonomi, Tujuan Dan Jenisnya.  Sebelum Kita Mengetahui Apa Itu Kegiatan Ekonomi Terlebih dahulu yang perlu diketahui adalah Apa Itu Ekonomi...? Ekonomi adalah merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Dimana pelaku kegiatan ekonomi adalah Rumah Tangga, Perusahaan Dan Pemerintah.

Pengertian Kegiatan Ekonomi, Tujuan Dan Jenisnya

Definisi Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi  barang  dan  jasa  maupun mengkonsumsi (menggunakan) barang dan jasa tersebut.

Secara Umum Pengertian Ekonomi adalah Sebuah Kegiatan dimana didalamnya terdapat pelaku kegiatan Ekonomi yang dilakukan untuk memperoleh barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan.

Tujuan Kegiatan Ekonomi

Tujuan Kegiatan Ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hidupnya terutama kebutuhan primer. Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan seseorang, suatu perusahaan atau suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi barang dan jasa tersebut.

Kegiatan Ekonomi

Berikut adalah Kegiatan Ekonomi yang antara lain adalah :
  1. Produksi adalah usaha menghasilkan atau menambah kegunaan barang dan jasa untuk kebutuhan masyarakat.
  2. Distribusi adalah usaha menyalurkan atau menyebarluaskan hasil produksi kepada anggota masyarakat.
  3. Konsumsi adalah kegiatan memakai atau menghabiskan barang dan jasa yang dihasilkan atau diproduksi oleh perusahaan bagi pemenuhan kebutuhan manusia.
Dikutip Dari Berbagai Sumber.

Yang Terkait :
  1. Seputar Pengertian Produksi

Rabu, 03 Agustus 2016

Pengertian Sianida Klasifikasi Dan Bentuknya

Pengertian Sianida Klasifikasi Dan Bentuknya. Sianida merupakan racun yang cara kerjanya sangat cepat, berbentuk gas tidak berbau berwarna, yaitu hidrogen sianida (HCN) atau sianogen khlorida (CNCl) atau berbentuk kristal seperti sodium sianida (NaCN) atau potasium sianida (KCN). Dan merupakan zat beracun yang sangat mematikan. telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Efek dari sianida ini sangat cepat dan dapat mengakibatkan kematian dalam jangka waktu beberapa menit. Berikut adalah penjelasannya.


Pengertian Sianida Klasifikasi Dan Bentuknya

Definisi Sianida

Sianida merupakan kelompok senyawa anorganik dan organik dengan siano (CN-) sebagai struktur utama. Sianida tersebar luas di perairan dan berada dalam bentuk ion sianida (CN-), hidrogen sianida (HCN-), dan metalosianida. Keberadaan sianida sangat dipengaruhi oleh pH, suhu, oksigen terlarut, salinitas dan keberadaan ion lain. Sianida dalam bentuk ion mudah terserap oleh bahan-bahan yang tersuspensi maupun oleh sedimen dasar. Sianida bersifat sangat reaktif. Sianida bebas menunjukkan adanya kadar HCN dan CN.

Klasifikasi Sianida

  1. Sianida bebas adalah penentu ketoksikan senyawa sianida yang dapat didefinisikan sebagai bentuk molekul (HCN) dan ion (CN‒) dari sianida yang dibebaskan melalui proses pelarutan dan isosiasi senyawa sianida. Kedua spesies ini berada dalam kesetimbangan satu sama lain yang bergantung pada pH sehingga konsentrasi HCN dan CN‒dipengaruhi oleh pH. Pada pH dibawah 7, keseluruhan sianida berbentuk HCN sedangkan pada pH diatas 10,5, keseluruhan sianida berbentuk CN.
  2. Sianida sederhana dapat didefinisikan sebagai garam-garam anorganik sebagai hasil persenyawaan sianida dengan natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Sianida sederhana dapat juga didefinisikan sebagai garam dari HCN yang terlarut dalam larutan menghasilkan kation alkali bebas dan anion sianida
  3. Kompleks sianida termasuk kompleks dengan logam kadmium, tembaga, nikel, perak, dan seng. Kompleks sianida ketika terlarut menghasilkan HCN dalam jumlah yang sedikit atau bahkan tidak sama sekali tergantung pada stabilitas kompleks tersebut. Kestabilan kompleks sianida bervariasi dan bergantung pada logam pusat. Kompleks lemah seperti kompleks dengan sianida dengan seng dan kadmium mudah terurai menjadi sianida bebas. Kompleks sedang lebih sulit terurai dibanding kompleks lemah dan meliputi kompleks sianida dengan tembaga, nikel, dan perak. Sedangkan kompleks kuat seperti kompleks sianida dengan emas, besi, dan kobalt cenderung sukar terurai menghasilkan sianida bebas.
  4. Senyawa turunan sianida adalah SCN‒(tiosianat), CNO‒, dan NH3 (amonia) yang biasanya dihasilkan dari sianidasi, degradasi alami dan pengolahan limbah mengandung sianida.

Bentuk Sianida

Bentuk - bentuk sianida bisa berupa :
  1. Inorganic cyanide : Hidrogen Sianida (HCN).
  2. Cyanide salts (garam sianida) : Potasium Sianida (KCN), Sodium Sianida (NaCN), Calcium Sianida (Ca(CN)2.
  3. Metal cyanide (logam sianida) : Potasium Silver Cyanide (C2AgN2K), Gold(I) Cyanide (AuCN), Mercury Cyanide (Hg(CN)2), Zinc Cyanide (Zn(CN)2, Lead Cyanide (Pb(CN)2
  4. Metal cyanide salts : Sodium Cyanourite.
  5. Cyanogens halides : Cyanogen Klorida (CClN), Cyanogen Bromide (CBrN)
  6. Cyanogens : Cyanogen (CN)2
  7. Aliphatic nitriles : Acetonitrile (C2H3N), Acrylonitrile (C3H3N), Butyronitrile (C4H7N), Propionitrile (C3H5N)
  8. Cyanogens glycosides : Amygdalin (C20H27NO11), Linamarin (C10H17NO6).

Dikutip Dari Berbagai Sumber

Selasa, 02 Agustus 2016

Pengertian Prinsip Dasar ekonomi

Pengertian Prinsip Dasar ekonomi. Yang menjadi dasar dari prinsip ekonomi adalah patokan perilaku ekonomi dalam perekonomian yang mengendalikannya unutk bertindak dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelaku ekonomi tersebut dalam mengambil keputusan. Berikut adalah penjelasan mengenai prinsip ekonomi.

Pengertian Prinsip Dasar ekonomi

Definisi Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi adalah merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal. Atau dapat dikatakan juga sebagai pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.

Secara Umum Prinsip Ekonomi adalah usaha dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mendapatkan barang atau jasa sebesar-besarnya . Prinsip ini memang seakan-akan memperlihatkan bahwa tidak ada kata rugi dalam kegiatan ekonomi manusia. Dengan suatu pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

Tujuan Prinsip Ekonomi

Tujuan seseorang dalam memegang prinsip ekonomi yaitu :
  1. Mendapatkan hasil atau keuntungan yang lebih maksimal.
  2. Menggunakan alat, kemampuan dan modal atau pengorbanan yang dimiliki
  3. Menghindari keinginan dan memperkecil segala resiko kerugian.
  4. Mengatur pengeluaran sesuai kemampuan yang dimiliki
  5. Prinsip ekonomi tersebut lebih bersifat teori yang dari sisi duniawinya

Jenis-Jenis Prinsip Ekonomi

  1. Prinsip Ekonomi Konsumen (Pengguna)
  2. Prinsip ekonomi penjual
  3. Prinsip ekonomi produsen
Dikutip Dari Berbagai Sumber

Senin, 01 Agustus 2016

Pengertian Jaringan Epitel Pada Hewan

Pengertian Jaringan Epitel Pada Hewan. Jaringan ini membatasi antara organ-organ tubuh dengan rongga tubuh. Sel-sel penyusun jaringan epitel sangat erat satu sama lainnya. Struktur yang sangat erat ini berhubungan dengan fungsi jaringan epitel sebagai alat pertahanan dari benturan atau luka, mikroorganisme, dan hilangnya cairan. Contoh jaringan epitel yaitu pada kulit, saluran pernapasan, pembuluh darah, dan rongga perut. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai Jaringan Epitel yang terdapat pada hewan yang mana akan dibahas tentang definisi Epitel, Fungsi Epitel, jaringan Epitel serta Jenis Epitel Pada Hewan.

Definisi Epitel Pada Hewan

Jaringan epitel adalah merupakan salah satu empat jaringan dasar. Dulu istilah epitel digunakan untuk menyebut selaput jernih yang berada di atas permukaan tonjolan anyaman penyambung di merah bibir. Istilah ini kini digunakan untuk semua jaringan yang melapisi sesuatu struktur dan saluran.

Jaringan epitel. Adalah merupakan jaringan yang membatasi tubuh dan lingkungannya, baik di sebelah luar maupun dalam. Jaringan epitel berasal dari spesialisasi lapisan ectoderm. Jaringan epitel yang melapisi luar tubuh disebut epidermis. Yang membatasi rongga dalam disebut endodermis, sedangkan yang membatasi rongga disebut mesoderm.

Fungsi Epitel Pada Hewan

Berikut adalah Fungsi Epitel yang antara lain adalah :
  1. Sebagai pelindung
  2. Sebagai alat sekresi
  3. Sebagai alat penerima impuls
  4. Sebagai alat penyaring atau filtrasi
  5. Sebagai alat absorpsi
  6. Sebagai alat respirasi

Pengelompokan Jaringan Epitel

Terdapat dua pengelompokan jaringan epitel, yaitu berdasarkan jumlah lapisan selnya dan berdasarkan bentuk selnya. Berdasarkan jumlah lapisan selnya, jaringan epitel dibagi menjadi jaringan epitel selapis (sederhana) dan jaringan epitel berlapis. Adapun berdasarkan bentuk selnya, jaringan epitel dibedakan menjadi epitel pipih , epitel kubus, dan epitel silindris.

Pengertian Jaringan Epitel Pada Hewan


Jenis Epitel Pada Hewan

  1. Epitel Pipih Selapis. jaringan ini tersusun atas sel-sel dengan bentuk pipih dan hanya satu lapis. Jaringan ini terdapat pada pembuluh darah, pembuluh limfa, dan alveoli (paru-paru). Jaringan epitel pipih selapis berperan dalam proses difusioksigen dan karbon dioksida serta filtrasi darah pada ginjal.
  2. Epitel Pipih Berlapis. Epitel ini tersusun atas beberapa lapis sel-sel pipih. Sel-sel epitel pipih memiliki sitoplasma yang jernih dan inti sel berbentuk bulat. Jaringan ini terdapat pada rongga mulut, rongga hidung, dan kerongkongan. Sesuai dengan jumlah lapisannya yang banyak, jaringan ini berperan sebagai pelindung, misalnya terhadap gesekan.
  3. Epitel Kubus Selapis. Jaringan ini tersusun atas selapis sel-sel berbentuk kubus. Epitel kubus selapis di antaranya terdapat pada saluran kelenjar ludah, kelenjar keringat, dan saluran pada ginjal. Struktur jaringan ini sangat sesuai untuk proses absorpsi dan sekresi
  4. Epitel Kubus Berlapis. Jaringan ini tersusun atas beberapa lapis sel-sel berbentuk kubus. Epitel kubus berlapis terdapat pada mulut, kerongkongan, dan kelenjar keringat pada kulit. Sesuai dengan strukturnya, jaringan ini berperan sebagai pelindung dari gesekan.
  5. Epitel Silindris Selapis. Jaringan ini tersusun atas sel-sel berbentuk silinder. Pada jaringan ini, biasanya terdapat sel-sel goblet . Sel goblet berfungsi dalam menghasilkan lendir (mucus) yang berperan dalam mempermudah penyerapan makanan (absorpsi). Biasanya, jaringan ini terdapat pada usus halus dan saluran pencernaan lainnya.
  6. Epitel Silindris Berlapis. Jaringan ini tersusun atas lebih dari satu lapis sel-sel berbentuk silinder. Epitel silindris berlapis terdapat pada saluran kelenjar ludah, kelenjar susu, uretra, dan laring. Jaringan ini berperan dalam proses sekresi. Biasanya, jaringan ini berada pada lapisan paling luar.
  7. Epitel Silindris Berlapis Semu Bersilia. Jaringan ini tersusun atas sel-sel yang memiliki inti sel tidak sejajar sehingga seolah-olah epitel tersebut terdiri atas banyak lapisan. Pada jaringan ini terdapat silia yang berfungsi menggerakkan partikel yang berada di atasnya. Misalnya, kotoran atau debu tidak akan masuk ke dalam paru-paru karena digerakkan oleh silia pada sel-sel saluran pernapasan. Jaringan ini terdapat pada saluran pernapasan, rongga hidung, dan saluran telur (tuba Fallopi).
  8. Epitel Transisi. Jaringan ini terdiri atas berlapis-lapis sel. Akan tetapi, sel-sel penyusun jaringan ini selalu berubah bentuknya. Pada keadaan tegang, sel-sel tersebut berbentuk lebih pipih dan panjang. Adapun pada keadaan normal (relaksasi), sel-selnya berbentuk bulat dan besar. Jaringan ini banyak terdapat di kandung kemih, saluran ureter, dan ginjal.
  9. Epitel Kelenjar. Jaringan ini tersusun atas, beberapa jaringan epitel yang memiliki peran dalam penyerapan (absorpsi) dan menyekresikan senyawa kimia. Misalnya, sel-sel epitel yang terdapat pada rongga (lumen) dari rongga pencernaan memiliki kemampuan untuk menyekresikan mucus. Mucus tersebut berfungsi menjaga kelembapan permukaan organ pencernaan.
Dikutip Dari Berbagai Sumber